Agen Rabbani

rabbani
namun semangatnya…
waaah sudah entrepreneur banget!
Terima kasih Pak Hadi yang telah mengijinkan saya mengforward cerita ini
Penuh semangat ini pada rekan-rekan di Newsletter BundaInBiz.
— —
Berburu Foto Artis “Astri Ivo”
Astri Ivo adalah icon produk Rabbani yang turut mengantarkan produk2 kerudung dan apa2 yang dibuat senantiasa meledak di pasaran.
Dari gambaran kasar saya saja, produk ini sudah menjadi leader nomor 1 di Indonesia atau bahkan didunia, untuk produk kerudung.
Pada acara SILADNAS (Silaturahmi Dealer Nasional) itu, perserta yang datang cukup banyak, menurut perhitunganku sekitar 50an orang yang umumnya datang berpasangan, kecuali yang masih single.
Mereka datang dari berbagai propinsi dari Banda Aceh sampai Timika, dan umumnya sudah menyandang gelar dealer platinum.
Ada yang dealer menjadi dealer platinum setelah 6 tahun, 2 tahun, 1 tahun, 6 bulan,…
dan alhamdulillah tempat kami termasuk yg cukup lumayan krn bisa
platinum dalam waktu 2 bulan.!
Jadi umumnya mereka sudah senior2 meskipun umurnya banyak yang lebih muda…
Tampang2 mereka yang telihat oke, ganteng2, cantik, kalau yang ibu2 ya kalungnya bergelantungan banyak bener2 membuat kami yang yunior teorinya minder.
Acara pertemuan dilaksanakan di auditorium Hotel Jayakarta Bandung, yang cukup luas dan ruangan ditata artistik seperti seminar kaum elit, dengan meja2 bundar yang 1 meja dikelilingi 6 kursi.
Kami berempat karena jarang nginep di hotel jadi celingukan lihat sana-sini, makan ini-itu hingga masih keruangan terlambat sekitar 30 menit, dan kami datang sebagai peserta terakhir…
Seperti yang saya khawatirkan semula, anggotaku, istri (ami), adik ipar (obi), dan umi (karyawan) langsung terlihat ciut, dan malu2, maju mundur hanya untuk masuk ke ruangan.
Mereka lupa bahwa pimpinan rombongan mereka adalah orang yang urat minder dan malu-nya sudah hilang.
Mereka yang tahu2 sudah duduk ditempat pojok belakang, terhalang tiang lagi, saya samperin dan saya tarik tangannya untuk pindah tempat, dan kupaksa untuk duduk di deretan paling depan.
Mereka mau menolak malu abisnya aku paksain he-he..daripada terlihat banyak orang.
Saya berharap dengan kejadian ini urat malu mereka juga hilang, belakangan team saya menjadi member yg aktif nyamperin orang2 lain…tuh kan..?
Mereka saya ingatkan, masing2 orang harus mencatat minimal 10 nama orang, lengkap dengan HP dan pastikan dia mengenal kita.
Belakangan mereka laporan, banyak wanita2 hebat diruangan ini, ada yang jadi agen minyak terbesar di luar jawa, ada yang punya sekolahan ESQ, ada ngajakin umroh bareng tahu depan, ada orang aceh yang dalam waktu 1 tahun sukses jadi jutawan padahal umurnya masih 25-30an dan pas bencana tsunami keluarga dan anak istri dia hilang namun sekarang sdh punya keluarga lagi dgn 1 anak yang manis. dll…
pengalaman team-ku banyak mencatat dan berusaha mengenal orang2 sekitar menjadikan mereka terlihat puas dan optimis.
Itulah kemenangan pertama mereka mengalahkan rasa minder.
Aku duduk di group laki2 dan tanpa sungkan2 aku duduk yang paling depan, bersama para laki2 muda yang terlihat cool-cool, yang secara feelingku nyata sekali bahwa mereka calon2 pebisnis muslimin yang hebat.
Dugaanku benar, ternyata omset2 dagangan orang2 muda ini berkisar dari 50-500an juta perbulan, namun ada benang merah yang saya dapatkan, ketika saya tanya apa referensi bacaan dan siapa guru mereka? Beberapa orang membaca bukunya tdw..
Kembali ke acara.
Karena posisinya terdepan sehingga dengan sangat leluasa saya memotret setiap momen yang ada didepanku.
Salah satu targetnya adalah kita akan gandeng Astri Ivo agar dia menjadi ikon juga untuk meramaikan showroom kerudungku.
Wajah2 Astri Ivo mampir lebih dari 50 kali kedalam kameraku, dan yang paling heboh adalah ketika acara bebas..
Sebelum acara bebas, teamku aku suruh mendekati Ibu Nia Kurnia, Istri H.Amri, Direktur utama Rabbani.
Ngobrol santai sana-sini dengan ibu pemilik Rabbani ini (mungkin) akan membuat kami naik pamornya sehingga Astri Ivo saya yakin akan dengan senang hati berfoto ria dengan team kami. Itu teoriku, dan nampaknya cukup jitu juga…
Saya lihat wanita2 muda yang hebat2 itu terlihat canggung juga untuk minta foto bareng, dan kebanyakan dari mereka hanya bawa kamera HP, tidak seperti kami yang bener2 mempersiapkan kamera dengan niat berburu object, agar bisa kami jadikan poster besar dan akan kami pajang di showroom kami, juga tidak lupa resolusi aku setting gede agar bisa di print sampai ukutan 1×1 meter..!
Melihat team kami berulang kali menggandeng Astri dan banyak berfoto dengan berbagai pose, maka ibu2 lainnya pad ikut heboh dan berebut minta foto, sampai akhirnya panitia kewalahan dan mengatur foto2nya dilakukan kolektif (nah lo..), dan tidak boleh berebut, namun karena sang artis terlihat tergesa untuk acara yang lain maka sessi foto2nya hanya sebentar, banyak yang kecewa, namun itu bukan kami…kami telah mendapatkan banyak pose yang bagus, nanti tinggal kita edit dengan photoshop agar dapat gambar yang eksotis.
Anda pengin liat beberapa foto2nya..?
mampirlah ke blog-ku www.hadikuntoro.blogspot.com
Target pertama dari 4 target sudah didapat..alhamdulillah, nanti menyusul akan saya posting perjuangan kami untuk mendapatkan target yang ke-2 yakni :
”Kita rekam suara Astri Ivo agar mempromosikan bisnis kita”.
Hebat kan..?
Bagaimana caranya?
Tunggu sambungannya
Salam Fuuntastic
Hadi Kuntoro
www.hadikuntoro.blogspot.com



