Cara Menggunakan Kartu Kredit Untuk Modal Bisnis

Cara menggunakan kartu kredit untuk modal bisnis. Kartu kredit merupakan salah satu pilihan yang bisa digunakan untuk membiayai keperluan bisnis. Idealnya, untuk pemodalan berjumlah besar gunakanlah kartu kredit personal, sementara transaksi operasional rutin bisa menggunakan kartu kredit bisnis.

Pasalnya, wirausahawan yang baru saja memulai bisnis biasanya belum memiliki kartu kredit bisnis. Pilihan berikutnya adalah menggunakan kartu kredit personal untuk seluruh aktivitas bisnis.

Anda harus cermat jika menggunakan kartu kredit personal untuk membiayai aktivitas bisnis. Sebab itu berarti Anda sebagai pelaku usaha bertanggungjawab penuh secara pribadi untuk membayar segala pengeluaran menggunakan kartu kredit. Bayangkan jika Anda baru saja memulai bisnis yang Anda anggap menjanjikan, menggunakan jatah utang yang cukup banyak di kartu kredit Anda dan berusaha menjalankan bisnis, namun akhirnya gagal? Anda telah berutang banyak namun tak ada hasilnya.

Cara menggunakan kartu kredit untuk modal bisnis. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari berbagai masalah. Pertama, tata dengan baik keuangan pribadi Anda. Teliti kembali laporan kredit, pastikan Anda memahami kewajiban-kewajiban Anda dan yakin mampu membayar segala pengeluaran yang diakibatkan oleh penggunaan kartu kredit. Anda harus bisa mengukur seberapa banyak yang bisa Anda bayar.

Kedua, hindari penggunaan kartu kredit personal untuk bisnis jika Anda memiliki rencana untuk membeli mobil, rumah, atau membiayai kuliah anak. Kondisi keuangan Anda harus dalam keadaan stabil jika memutuskan limit kredit yang tinggi untuk aktivitas bisnis.

Ketiga, berhati-hatilah terhadap perubahan suku bunga. Carilah perusahaan penyedia kartu kredit yang memberikan suku bunga tetap. Keempat, hindari menggunakan kartu kredit melebihi limit kredit atau telat membayar karena Anda bisa mendapat denda.

Cara menggunakan kartu kredit untuk modal bisnis. Bila memungkinkan, saat bisnis Anda mulai berkembang dan cukup qualified, buatlah kartu kredit bisnis agar pembiayaan aktivitas usaha lebih terkendali. Jika tidak, carilah investor, atau ajukan pinjaman kepada bank atau lembaga pembiayaan lainnya.

Speak Your Mind

*