<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bundainbiz.com &#187; Bekerja Dari Rumah</title>
	<atom:link href="http://www.bundainbiz.com/category/bekerja-dari-rumah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bundainbiz.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Aug 2011 07:04:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Hobby Bisa Jadi Bisnis</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/hobby-bisa-jadi-bisnis.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/hobby-bisa-jadi-bisnis.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Apr 2011 01:09:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ernasapto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bekerja Dari Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Umum / Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=811</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu yang mungkin bisa dijadikan usaha adalah hobby kita. Karena segala sesuatu yang dikerjakan atas nama hobby pasti mengasyikkan dan membuat kita mudah menjalankannya. Sebagai contoh, hobby membuat kerajinan tangan bisa dijadikan bisnis bila kita bisa memanage-nya. Seperti yang baru-baru ini kami tekuni adalah bisnis kain perca kalo bahasa Indonesianya. Patch and Quilt bahasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://s1038.photobucket.com/albums/a465/ernasapto/patch%20and%20quilt/?action=view&amp;current=hpmama003-1-3.jpg" target="_blank"><img src="http://i1038.photobucket.com/albums/a465/ernasapto/patch%20and%20quilt/hpmama003-1-3.jpg" border="0" alt="medium" /></a></p>
<p><a href="http://s1038.photobucket.com/albums/a465/ernasapto/patch%20and%20quilt/?action=view&amp;current=hpmama003-1-3.jpg" target="_blank"></a>Salah satu yang mungkin bisa dijadikan usaha adalah hobby kita. Karena segala sesuatu yang dikerjakan atas nama hobby pasti mengasyikkan dan membuat kita mudah menjalankannya.</p>
<p>Sebagai contoh, hobby membuat kerajinan tangan bisa dijadikan bisnis bila kita bisa memanage-nya. Seperti yang baru-baru ini <a title="Erna's Quilt" href="http://www.quiltdanerna.blogspot.com/" target="_blank">kami tekuni </a>adalah bisnis kain perca kalo bahasa Indonesianya. Patch and Quilt bahasa sononya..</p>
<p>Sebenernya Patch adalah penggabungan potongan2 kain kecil yg dijahit membentuk suatu design yg baru. Kalau Quilt adalah penggabungan 3 layer kain yaitu topping (kain atasnya biasanya berupa patch atau applique), silikon, dan backing fabrik. Biasanya Quilt bisa dengan jahitan jelujur oleh tangan ataupun oleh mesin. Sedangkan Applique adalah cara menempel kain diatas kain yang lain membentuk suatu gambar tertentu.</p>
<p>Dari metode dasar kita bisa membuat berbagai kerajinan tangan seperti sarung bantal, taplak, wall hanging, tas, sampai bed cover yang ukuran besar.</p>
<p>Memang di Indonesia belum terlalu populer tapi sepertinya sudah mulai ada ditemuai pengrajin Quilt ini, seperti adanya <a title="CIpete Quilt Community" href="http://www.nisasquilt.com/" target="_blank">komunitas Quilt </a>di Jakarta yang beberapa saat yang lalu mengadakan gathering di Jakarta.</p>
<p>Jadi&#8230;. mengapa menunggu ?? apa hobby anda ?? Jadikan bisnis yuk!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/hobby-bisa-jadi-bisnis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uang Habis Sebelum Tanggal Gajian?</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/uang-habis-sebelum-tanggal-gajian.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/uang-habis-sebelum-tanggal-gajian.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Apr 2011 01:07:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arty</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bekerja Dari Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[lowongan pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=993</guid>
		<description><![CDATA[Uang habis sebelum tanggal gajian menunjukkan bahwa anda memiliki manajemen keuangan yg buruk. Ini adalah masalah klasik yang dihadapi oleh hampir tiap orang di dunia. Penyebabnya? Tentu karena ketidakmampuan dalam mengelola keuangan. Enyahkan segera! Patuhi rencana keuangan Setelah menerima gaji. Anda langsung membuat daftar pengeluaran. Tetapi apakah anda menaatinya? Tidak. Mulai sekarang, tentukan sanksi jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Uang habis sebelum tanggal gajian menunjukkan bahwa anda memiliki manajemen keuangan yg buruk.</strong></p>
<p>Ini adalah masalah klasik yang dihadapi oleh hampir tiap orang di dunia. Penyebabnya? Tentu karena ketidakmampuan dalam mengelola keuangan. Enyahkan segera!</p>
<ul>
<li><strong>Patuhi rencana keuangan</strong></li>
</ul>
<p>Setelah menerima gaji. Anda langsung membuat daftar pengeluaran. Tetapi apakah anda menaatinya? Tidak. Mulai sekarang, tentukan sanksi jika anda melanggar daftar tersebut. Misalnya, anda harus berhenti makan malam di Resto selama 2 minggu. Anda akan jadi lebih disiplin!</p>
<ul>
<li><strong>Dirikan ATM Pribadi</strong></li>
</ul>
<p>Mesin ATM anda tak memiliki mulut yang bisa mengoceh jika anda terlalu sering mengambil uang? ada solusinya! Titipkan uang anda kepada pasangan atau teman yang dapat dipercaya. Lalu, minta mereka untuk memarahi anda jika anda sudah kelewat sering &#8220;menarik&#8221; uang.</p>
<ul>
<li><strong>Ikut Arisan</strong></li>
</ul>
<p>Jika menabung sudah jadi kegagalan besar anda, beralihlah ke arisan! Arisan merupakan salah satu bentuk &#8220;tabungan&#8221; yang sangat fun.</p>
<ul>
<li><strong>Ikut bisnis online</strong></li>
</ul>
<p>Saat ini sedang marak2nya bisnis online atau internet marketing, mulai dari bisnis fashion, MLM (Multi Level Marketing), barang elektronik, hingga barang bekas.</p>
<p style="text-align: left">&#8220;Peraturan #01: Jangan Boros&#8221;</p>
<p style="text-align: left">&#8220;Peraturan #02: Jangan lupakan peraturan #01&#8243;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/uang-habis-sebelum-tanggal-gajian.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Modal Usaha Rumahan</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/modal-usaha-rumahan.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/modal-usaha-rumahan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Feb 2011 02:03:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prettysmartmom</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bekerja Dari Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=973</guid>
		<description><![CDATA[Bagi yang berminat untuk membuka usaha di rumah, bisa jadi kendala utamanya adalah modal untuk merintis usaha tersebut. Padahal, sangat disarankan untuk membuka usaha disaat modal sudah terkumpul. Lalu, selain dari tabungan pribadi, dari mana sajakah modal itu bisa didapat? Salah satu alternatifnya adalah dengan meminjam dari teman atau saudara. Usahakan pinjaman itu tanpa bunga, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi yang berminat untuk membuka usaha di rumah, bisa jadi kendala utamanya adalah modal untuk merintis usaha tersebut.  Padahal, sangat disarankan untuk membuka usaha disaat modal sudah terkumpul.  Lalu, selain dari tabungan pribadi, dari mana sajakah modal itu bisa didapat?</p>
<p>Salah satu alternatifnya adalah dengan meminjam dari teman atau saudara.  Usahakan pinjaman itu tanpa bunga, tetapi tetap targetkan berapa lama rencananya pinjaman itu akan dikembalikan.  Sebaik-baiknya hubungan dengan rekan maupun saudara, bisnis adalah bisnis.  Jangan sampai hubungan baik ini memburuk karena masalah pinjam meminjam yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p>Meminjam kredit ke bank juga bisa menjadi alternatif lain, walaupun agak sulit untuk mendapatkannya apabila ini adalah usaha pertama yang akan dibangun.  Kebanyakan bank akan meninjau lokasi, meminta pembukuan dll yang mungkin sama sekali belum ada, karena memang usahanya belum dimulai.</p>
<p>Pinjaman kredit ke bank akan lebih mudah apabila ada aset yang bisa dijaminkan.  Aset tersebut bisa berupa tanah, rumah/bangunan, logam mulia atau kendaraan.  Perlu dicatat bahwa besarnya pinjaman jangan sampai melebihi nilai dari aset tersebut.</p>
<p>Namun, sekarang ini ada beberapa bank yang menawarkan Kredit Tanpa Agunan.  Penawaran ini patut dicoba.  Jangan lupa untuk menanyakan secara detil syarat-syarat yang diminta, bunga yang ditetapkan dan penalti yang dikenakan apabila mengalami tunggakan.</p>
<p>Kantor Pegadaian juga bisa menjadi salah satu sarana untuk mendapatkan modal.  Dengan bunga yang relatif ringan, cara mencicil yang mudah dan juga prosedur yang tidak bertele-tele, aset dijaminkan untuk mendapatkan modal.  Jumlah yang kita dapat harus bisa dikembalikan pada jangka waktu tertentu, dan bisa diperpanjang.</p>
<p>Tapi, jangan sekali-kali meminjam dari badan usaha yang tidak resmi atau rentenir.  Biasanya &#8220;jasa&#8221; ini mudah dalam mengeluarkan pinjaman, tetapi bunganya sangat tinggi.</p>
<p>Perlu dipertimbangkan bahwa membuka usaha dengan modal yang pas-pasan juga sangat beresiko.  Terutama mengingat di tahun pertama dan kedua, biaya operasional sangat diperlukan dan tidak tertutup kemungkinan bahwa modal yang kita kumpulkan akan habis hanya untuk biaya yang satu ini.  Oleh karena itu, buat perhitungan yang matang, supaya usaha tidak mandeg ditengah jalan.</p>
<p>Dengan perencanaan yang baik, usaha keras dan disiplin, terus tekuni usaha itu sampai keuntungan datang sesuai dengan yang diharapkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/modal-usaha-rumahan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Persiapan Sebelum Resign dari kantorK</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/persiapan-sebelum-resign-dari-kantork.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/persiapan-sebelum-resign-dari-kantork.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Feb 2011 05:42:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prettysmartmom</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bekerja Dari Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis rumahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja dari rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=939</guid>
		<description><![CDATA[Banyak sekali alasan untuk memutuskan berhenti bekerja dan fokus menjadi ibu rumah tangga atau beralih ke kegiatan lain yang bisa dilakukan dari rumah. Bahkan alasan utama perempuan meninggalkan kenyamanan gaji bulanan ke kenyamanan rumah adalah: ingin mempunyai lebih banyak waktu dengan anak. Gak ada salahnya kok&#8230; hanya saja, untuk mengambil keputusan seperti itu butuh persiapan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak sekali alasan untuk memutuskan berhenti bekerja dan fokus menjadi ibu rumah tangga atau beralih ke kegiatan lain yang bisa dilakukan dari rumah.  Bahkan alasan utama perempuan meninggalkan kenyamanan gaji bulanan ke kenyamanan rumah adalah: ingin mempunyai lebih banyak waktu dengan anak.</p>
<p>Gak ada salahnya kok&#8230; hanya saja, untuk mengambil keputusan seperti itu butuh persiapan yang<br />
matang.  Berikut adalah beberapa poin yang perlu diperhatikan sebelum menyodorkan Surat Pengunduran Diri:</p>
<p>1. Mendapat dukungan keluarga<br />
Bagitu memutuskan untuk berhenti bekerja, maka berhenti pula kucuran gaji yang biasa diterimasetiap bulannya.  Hal ini tentunya akan memberikan efek ke pemasukan keluarga.  Jadi, dukungan dari Suami maupun Orang tua sangat mutlak didapat.  Bahkan anakpun harus dimintai pendapatnya. Karena dengan berkurangnya pendapatan gabungan, jelas akan berefek pada pola hidup sekeluarga.</p>
<p>2. Tabungan yang cukup<br />
Bulan-bulan pertama setelah mengundurkan diri, akan terasa sangat berat.  Apalagi kalau sudah<br />
terbiasa mempunyai uang saku sendiri.  Untuk itu, pastikan bahwa tabungan yang terkumpul selama<br />
ini cukup untuk melewati masa transisi tersebut.  Tabungan tidak selalu harus dalam bentuk uang<br />
cair, tetapi bisa juga dalam bentuk perhiasan, deposito maupun saham.  Pada saat emergency maka<br />
tabungan tersebut bisa Anda pergunakan untuk menutupi pengeluaran dadakan itu.</p>
<p>3. Asuransi itu (masih) perlu<br />
Perubahan pola hidup yang terjadi dengan pensiun dini ini, akan berdampak dicoretnya<br />
pengeluaran-pengeluaran yang dipandang tidak perlu atau terlalu berat untuk dikeluarkan tiap<br />
bulan.  Salah satu pengeluaran tersier yang tidak layak untuk dicoret adalah asuransi, baik<br />
asuransi kerugian seperti mobil/motor, pendidikan dan kesehatan.  Hubungi perusahaan asuransi<br />
provider dan tanyakan kondisi polis yang berjalan.  Pastikan bahwa polis ersebut masih aktif.<br />
Apabila perlu, buat pembayaran polis menjadi bulanan, 3 bulanan, 6 bulanan atau tahunan.<br />
Sesuaikan dengan kemampuan rumah tangga.</p>
<p>4. Rubah pola hidup<br />
Apabila terbiasa berbelanja di Supermarket, coba deh mulai belajar ke pasar tradisional dan<br />
mencari penjual langganan yang mau memberikan harga yang lebih miring atau mau memberikan bonus<br />
kecil-kecilan.</p>
<p>Apabila terbiasa berlama-lama di salon, mulai hunting salon yang lebih dekat dari rumah dan cocok<br />
dengan selera pribadi.</p>
<p>Cari provider Handphone yang sama dengan anggota keluarga lainnya agar bisa menikmati tarif murah.</p>
<p>Langganan internet bulanan agar tetap bisa berhubungan dengan dunia luar.  Bahkan pengeluaran<br />
tabloid gossip dan koran pagi bisa disalurkan ke sini.</p>
<p>Beri pengertian kepada anak-anak mengapa acara ke taman hiburan atau ke mall menjadi berkurang.</p>
<p>Perbanyak kegiatan yang seru dan kreatif di rumah.  Ingat, anak-anak jauh lebih cepat terbiasa<br />
dengan pola hidup baru dibandingkan orang dewasa. Jadi, santai saja&#8230;</p>
<p>Ajari seluruh penghuni rumah untuk terbiasa hidup hemat energi.</p>
<p>Apabila mempunyai halaman, maka bisa ditanami dengan sayur-mayur yang sering dipakai memasak,<br />
seperti cabai, tomat, sereh dll.  Kegiatan ini bisa dilakukan bersama keluarga sebagai pendidikan<br />
alam.</p>
<p>5. Coba cari kegiatan yang menguntungkan<br />
Karena begitu banyak waktu luang di rumah, cobalah mulai menjajaki kemungkinan untuk merintis<br />
bisnis dari rumah.  Beberapa contohnya adalah m-l-m, bisnis online, membuka kelas private, membuka<br />
warung, laundry dll.  Sekarang ini banyak sekali buku yang mengupas berbagai macam jenis usaha<br />
yang bisa dilakukan dari rumah</p>
<p>Selamat menikmati hari-hari di rumah!<br />
Windy Indraswari</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/persiapan-sebelum-resign-dari-kantork.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Mencegah Kegagalan Bisnis</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/tips-mencegah-kegagalan-bisnis.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/tips-mencegah-kegagalan-bisnis.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Jan 2011 15:56:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fariella</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bekerja Dari Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[tip sukses usaha kosmetik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=838</guid>
		<description><![CDATA[Seorang ibu yang multitasker ternyata punya kemampuan untuk mengelola bisnis dan mencegah kegagalannya di tiga tahun pertama sejak berdirinya bisnis Teori Kegagalan yang jadi acuan adalah hasil uji coba bisnis Bapak Happy Trenggono, pengusaha kelapa sawit yang sukses dan bangkit dari hutang 63M dalam waktu 3 tahun. Teori ini dikutip dari http://balqisaisy.blogspot.com/2010/07/happy-tenggono.html Tulisan di bawah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://duniacantik.net" target="_blank"><img style="border: 0px initial initial;" src="http://i743.photobucket.com/albums/xx78/fotobunda/6569_1169405723051_1465210431_452703_5961093_n.jpg" border="0" alt="Photobucket" width="223" height="362" /></a><br />
Seorang ibu yang multitasker ternyata punya kemampuan untuk mengelola bisnis dan mencegah kegagalannya di tiga tahun pertama sejak berdirinya bisnis</p>
<p>Teori Kegagalan yang jadi acuan adalah hasil uji coba bisnis Bapak Happy Trenggono, pengusaha kelapa sawit yang sukses dan bangkit dari hutang 63M dalam waktu 3 tahun.</p>
<p>Teori ini dikutip dari <a href="http://balqisaisy.blogspot.com/2010/07/happy-tenggono.html">http://balqisaisy.blogspot.com/2010/07/happy-tenggono.html</a></p>
<p>Tulisan di bawah ini tidak akan menganalisa dari kegagalannya, namun lebih kepada kemampuan multitasker seorang ibu membuat  suatu bisnis bisa berhasil</p>
<p>1. Obsession of the product dimana kebanyakan pebisnis cenderung terobsesi untuk selalu memperluas jangkauan productnya walaupun dalam segi sistem kurang begitu baik.</p>
<p>Seorang ibu masa kini akan mempelajari segala sesuatu dari akarnya, terbiasa memperhatikan kelayakan pangan buah hatinya misalnya komposisi, nilai gizi dan nilai manfaat suatu produk.</p>
<p>Oleh karena itu jika seorang ibu menjadi pebisnis, maka ia akan sangat tahu dan hafal dengan produk yang dijualnya. Misalnya menjual kosmetik, seorang ibu pebisnis akan menjual <a href="http://www.dbcn-belanjabulanan.com/?id=fariella">kosmetik </a>yang alami dan aman untuk konsumennya.</p>
<p>2. Speed skill, dalam dunia entrepreneur kecepatan keahlian oleh seorang pebisnis adalah keccepatan keahlian mengenai suatu bisnis.</p>
<p>Sudah dapat dipastikan, seorang ibu mempunyai berbagai pekerjaan rumah tangga seperti memasak, mencuci, merapihkan rumah, mengasuh anak dan berbakti pada suami.</p>
<p>Semua tuntutan anggota keluarga memaksa seorang ibu untuk bergerak sangat cepat. Karena dilakukan setiap hari, ibu belajar bagaimana melakukannya lebih cepat dan efisien.</p>
<p>Begitu juga saat menjadi pebisnis, seorang ibu akan bersedia belajar cara hemat mempercantik diri, mengkuti seminar menjadi entrepreneur tangguh, membaca buku tentang negosiasi atau selling skill dan sebagainya.</p>
<p>3. Technical for success, setiap pebisnis dituntut untuk memiliki tekhnik- tekhnik khusus untuk mencapai kesuksesan.</p>
<p>Bahkan untuk mencuci pakaian, seorang ibu menggunakan teknik khusus, dimulai dari memisahkan warna pakaian, menggunakan komposisi sabun yang seimbang dengan penggunaan air yang hemat dan cara menjemur pakaian agar lekas kering dan tidak kehujanan saat ditinggal ke luar rumah.</p>
<p>Maka di dalam bisnis pun seorang ibu akan selalu mencari tehnik baru yang kreatif dan fungsional agar bisnis berjalan lancar.Misalnya membuat ebook training untuk teamwork bagaimana bisa sukses menjual kosmetik dengan sistem jaringan.</p>
<p>4. Intelegence dalam bisnis, pada umumnya, kegagalan dari sebuah bisnis sangat dipengaruhi oleh emosi yang tidak dapat dikendalikan.</p>
<p>Seorang ibu terbiasa mengatur emosi, walau sudah sangat letih dengan kegiatan rumah atau jam kantor, akan tetap tersenyum untuk berbagi cerita dengan suami.</p>
<p>Maka saat menjadi pebisnis pun, seorang ibu akan mampu mengatur emosi saat berhadapan dengan teamwork yang tingkahnya tidak etis dan masih bisa duduk bersama mencari solusi.</p>
<p>5.plan of idea, dimana setiap ide-ide yang luar biasa dibutuhkan rencana-rencana yang matang untuk meraih sukses.</p>
<p>Ibu adalah sosok yang kreatif, kreatif mengelola keuangan rumah tangga, kreatif menciptakan resep favorit keluarga dan masih banyak lagi.</p>
<p>Begitu pula saat menjadi pebisnis, akan menciptakan cara baru memasarkan kosmetik,misalnya seorang ibu dua anak: <a href="http://www.rahasianadiameutia.com/index.php?id=fariella">Nadia Meutia </a>dengan <a href="http://www.rahasianadiameutia.com/index.php?id=fariella">dBC Network</a>, komunitas online dan offline pebisnis oriflame</p>
<p>6. Run of case, masalah klasik yang terjadi pada persoalan ini adalah terkadang ketika sebuah perusahaan itu mulai sukses, seringkali mereka cendderung keluar dar jalur yang semestinya.</p>
<p>Kesabaran seorang ibu mengandung anak selama sembilan bulan dan kekuatan saat melahirkan adalah bentuk kesetiaan yang tidak ternilai.</p>
<p>Sentuhan kesetiaan pada seorang ibu, juga akan diterapkan dalam bisnis. Ibu <a href="http://www.duniacantik.net">pebisnis</a> akan focus pada bisnis yang sudah ia kuasai dan terus mengembangkannya.</p>
<p><a href="http://fariella.net">Fariella Julian</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/tips-mencegah-kegagalan-bisnis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membangun Bisnis melalui Jejaring Sosial</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/membangun-bisnis-melalui-jejaring-sosial.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/membangun-bisnis-melalui-jejaring-sosial.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Jan 2011 15:53:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erikaagustina</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bekerja Dari Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis rumahan]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[friendster]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[plurk]]></category>
		<category><![CDATA[Situs jejaring sosial]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=850</guid>
		<description><![CDATA[Internet sudah menjadi hal yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.  Banyak hal yang bisa didapat dari internet, resep masakan, spesifikasi handphone terbaru, teman baru, dan masih banyak informasi lain yang bisa didapat dari internet. Di Indonesia saat ini tercatat kurang lebih 20 juta pengguna internet.  Bagaimana memanfaatkan hal ini untuk memperlebar bisnis?  Banyak cara untuk  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><img class="alignleft" src="http://i274.photobucket.com/albums/jj260/erikaagustinadierika/Socialnetworking.jpg" alt="jejaring sosial" width="118" height="153" />Internet sudah menjadi hal yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.  Banyak hal yang bisa didapat dari internet, resep masakan, spesifikasi <em>handphone</em> terbaru, teman baru, dan masih banyak informasi lain yang bisa didapat dari internet.</p>
<p style="text-align: justify">Di Indonesia saat ini tercatat kurang lebih 20 juta pengguna internet.  Bagaimana memanfaatkan hal ini untuk memperlebar bisnis?  Banyak cara untuk  mengembangkan bisnis melalui internet.  Mulai pasang iklan, <em>chatting, mailing list,</em> dan yang terbaru adalah jejaring sosial.  <span id="more-850"></span></p>
<p style="text-align: justify">Menurut Wikipedia jejaring sosial adalah media online yang dibangun untuk menjembatani hubungan antar manusia, dimana mereka bisa berbagi minat &amp; kegiatan sehari-hari .  Jejaring sosial merupakan kembangan yang paling menjajikan untuk memajukan bisnis, apapun jenis bisnisnya.  Banyak hal yang bisa dilakukan melalui jejaring sosial, misalnya menyampaikan informasi bisnis secara <em>update</em>, menampilkan foto-foto produk, membangun <em>brand &amp; image</em> produk serta pemilik bisnis, memudahkan komunikasi antara pemilik bisnis dan konsumen,  memudahkan menambah konsumen atau relasi baru, dan yang paling menguntungkan media ini bisa dimanfaatkan secara gratis.</p>
<p style="text-align: justify">Berikut ini beberapa contoh media jejaring sosial<em> </em> yang terkenal :</p>
<p style="text-align: justify">1.  Friendster,  merupakan jejaring sosial yang <em>booming</em> untuk pertama kali.  Friendster menyediakan fasilitas berbagi foto dan blog.  Bunda bisa memanfaatkan fasilitas berbagi foto untuk menampilkan foto-foto produk dan blog untuk menjelaskan lebih detail tentang produk dan aktivitas bisnis maupun kegiatan sehari-hari</p>
<p style="text-align: justify">2. Facebook, paling banyak digunakan di Indonesia.  Sampai saat ini pengguna Facebook di Indonesia mencapai 2 juta.  Hampir sama dengan Friendster,  Facebook juga menpunyai fasilitas berbagi foto dan <em>notes. </em>Keunggulan Facebook adalah adanya fasilitas berbagi <em>link</em> dan <em>chatbox</em>.  Misalnya Bunda sudah mempunyai <em>website</em>,  Bunda bisa membagikan informasi mengenai <em>website</em> tersebut di akun Facebook Bunda.  Fasilitas <em>chatbox</em> Facebook mempermudah Bunda untuk berkomunikasi dengan konsumen atau relasi.</p>
<p style="text-align: justify">3.  Twitter, jejaring sosial kedua yang terpopuler setelah Facebook.   Twitter memungkinkan penggunanya untuk saling berbagi pesan teks, <em>link</em>, dan foto.  Pesan di twitter  hanya dibatasi sampai 140 karakter saja dan foto hanya bisa dibagikan satu per satu (tidak berupa album seperti pada Friendster &amp; Facebook).   Twitter bagus untuk  membangun brand.  Bunda bisa membuat akun Twitter sesuai merk produk,  dan membuat merk produk menjadi <em>trending topic </em> di Indonesia atau dunia dengan fasilitas <em>hash tags</em>.  Bunda pun bisa berbagi info ketika ada peluncuran produk baru atau pada saat ada produk diskon <img src='http://www.bundainbiz.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify">4. Plurk, hampir sama dengan Twitter.  Plurk memungkinkan penggunanya untuk berbagi info berupa teks, <em>links</em> dan foto</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">Usahakan setiap hari mengupdate akun jejaring sosial yang Bunda punya supaya bisnisnya semakin dikenal.</p>
<p style="text-align: justify">Selamat mencoba!</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">Erika Agustina</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/membangun-bisnis-melalui-jejaring-sosial.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mengatur Waktu</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/cara-mengatur-waktu.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/cara-mengatur-waktu.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Jan 2011 15:52:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iienbiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bekerja Dari Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Curhat BundaInBiz]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengatur waktu]]></category>
		<category><![CDATA[managemen waktu]]></category>
		<category><![CDATA[time]]></category>
		<category><![CDATA[time management]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[tips mengatur waktu]]></category>
		<category><![CDATA[waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=863</guid>
		<description><![CDATA[Waktu adalah modal utama menjalani kehidupan mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali semua butuh waktu Sayangnya, jatah waktu dalam 1 hari hanya 24 jam rasanya sangat kurang, betul? Mengeluh soal kurangnya waktu tidak akan pernah habis tidak akan menyelesaikan masalah;-) Bagaimana mensiasati waktu yang terbatas ini? bagaimana Cara Mengatur Waktu? agar waktu yang hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waktu adalah modal utama<br />
menjalani kehidupan<br />
mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali<br />
semua butuh waktu</p>
<p>Sayangnya, jatah waktu dalam 1 hari hanya 24 jam<br />
rasanya sangat kurang, betul?</p>
<p>Mengeluh soal kurangnya waktu<br />
tidak akan pernah habis<br />
tidak akan menyelesaikan masalah;-)</p>
<p>Bagaimana mensiasati waktu yang terbatas ini?<br />
bagaimana <strong>Cara Mengatur Waktu</strong>?<br />
agar waktu yang hanya 24 jam itu bisa efektif penggunaannya.<br />
<img src="http://www.dewiintan.com:2082/viewer/home%2fdewiinta%2fpublic_html%2fimage/mengatur%20waktu_gbr_artikel_bundainbiz.jpg" alt="time management_mengatur waktu" /></p>
<p>Beberapa <strong>tips dan cara mengatur waktu</strong> di bawah ini mungkin bisa jadi inspirasi:</p>
<p>1. Biasakan mengatur waktu dengan membuat agenda harian<br />
sebelum tidur malam,<br />
coba cek lagi agenda untuk besok.<br />
sambil diingat-ingat,<br />
kemudian jangan lupa berdoa minta bantuan ALLAH agar<br />
rencana yg sudah dibuat bisa terlaksana</p>
<p>2. Gunakan organizer sebagai pengingat<br />
memasang reminder dgn alarm pada hape bisa sangat membatu<br />
dalam mengatur waktu, terutama bagi seorang yg suka pelupa seperti saya <img src='http://www.bundainbiz.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>3. Patuhi jadwal yg sudah dibuat</p>
<p>4. Cicil pekerjaan dari awal, jangan tunda sampai menumpuk.<br />
kebiasaaan menunda pekerjaan<br />
bisa menjadi senjata makan tuan.<br />
membuat pekerjaan menumpuk<br />
yang akhirnya membuat stress diri sendiri.</p>
<p>5. Buat evaluasi<br />
catat dan analisa,<br />
apa saja yg sudah dikerjakan<br />
apa saja yang belum terselesaikan<br />
berapa waktu yg sudah dihabiskan tiap kegiatan?<br />
lakukan koreksi untuk perbaikan rencana kedepannya</p>
<p>kadang langkah evaluasi sering diabaikan.<br />
padahal ini  cara penting dalam mengatur waktu</p>
<p>lakukan evaluasi tiap hari, maka<br />
pemborosan waktu maupun<br />
melakukan kesalahan yg sama<br />
tidak perlu terjadi</p>
<p>oke bunda.<br />
sudah siap mengatur waktu ??</p>
<p>selamat berlatih..!!!!<br />
Dewi Intan Ockriany<br />
iienbiz@yahoo.co.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/cara-mengatur-waktu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengatur Ruang Kerja di Rumah</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/mengatur-ruang-kerja-di-rumah.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/mengatur-ruang-kerja-di-rumah.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Jan 2011 15:48:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>metrisca</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bekerja Dari Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[Cara berkantor dirumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=887</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian dari kita adalah ibu rumah tangga yang bekerja dari rumah. Agar suasana kerja dirumah lebih nyaman, buatlah ruangan khusus. Tidak perlu membangun kamar baru, namun cukup dengan menyulap sudut sudut rumah yang ada atau berbagi dengan ruang lainnya, seperti dalam kamar tidur,ruang keluarga dan lain lain. Berikut tips yang mungkin berguna untuk menyiasati ruang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://s779.photobucket.com/albums/yy76/metrisca/?action=view&amp;current=ruangkerja.jpg" target="_blank"><img class="alignleft" src="http://i779.photobucket.com/albums/yy76/metrisca/ruangkerja.jpg" border="0" alt="Photobucket" /></a>Sebagian dari kita adalah ibu rumah tangga yang bekerja dari rumah. Agar suasana kerja dirumah lebih nyaman, buatlah ruangan khusus. Tidak perlu membangun kamar baru, namun cukup dengan menyulap sudut sudut rumah yang ada atau berbagi dengan ruang lainnya, seperti dalam kamar tidur,ruang keluarga dan lain lain.</p>
<p>Berikut tips yang mungkin berguna untuk menyiasati ruang kerja di rumah :</p>
<ul>
<li><strong>Gunakan kursi yang simple,warna dan model kalau bisa sesuaikan dengan tema motif dinding. Meja kerja di buat sefungsional mungkin untuk mengakomodasi benda-benda teknologi yang di butuhkan.</strong></li>
<li><strong>Meja kerja yang luas bisa digunakan untuk meletakkan berbagai barang. Misalnya laptop, telepon dan sebagainya</strong></li>
<li><strong>Untuk tempat kerja yang di buat khusus dalam satu ruangan, penempatan meja sudut ruangan adalah trik agar ruangan tidak jadi jenuh. Lemari buku bisa di letakkan di dua sudut dalam ruangan ini. Disamping lemari kerja , penempatan sofa dua dudukan membuat ruangan berkesan sangat nyaman</strong></li>
<li><strong>Dinding bagian atas bias digunakan untuk membuat tempat lemari buku yang di tempel di dinding.</strong></li>
</ul>
<p>Selamat memanfaatkan sudut ruang di rumah untuk menjadi ruang kerja yang nyaman dan bermanfaat.<span id="more-887"></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/mengatur-ruang-kerja-di-rumah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbisnis di Planet Venus</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/berbisnis-di-planet-venus.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/berbisnis-di-planet-venus.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Jan 2011 15:47:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bininiet</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bekerja Dari Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Umum / Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[home business]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja dari rumah]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=913</guid>
		<description><![CDATA[John Gray menulis bahwa pria berasal dari Mars, dan perempuan berasal dari Venus. Ia menceritakan bahwa pria pergi dari Mars ke Venus untuk menemui perempuan. Kemudian, pria dan perempuan bersama-sama pergi ke Bumi. Sebuah planet di mana pria dan perempuan sering dihadapkan dengan konflik. Di tengah kemajuan teknologi informasi ini, pria dan perempuan tadi akhirnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>John Gray menulis bahwa pria berasal dari Mars, dan perempuan berasal dari Venus.  Ia menceritakan bahwa  pria pergi dari Mars ke Venus untuk menemui perempuan.  Kemudian, pria dan perempuan bersama-sama pergi ke Bumi.  Sebuah planet di mana pria dan perempuan sering dihadapkan dengan konflik.</p>
<p>Di tengah kemajuan teknologi informasi ini, pria dan perempuan tadi akhirnya “seperti” kembali ke Venus.  Mereka tinggal di dunia yang lebih emosional dan interaktif.  Pria mengikuti hukum perempuan.  <em>Emotional quotient</em> lebih unggul dari <em>intelligence quotient</em>.  Otak kanan lebih dominan dari otak kiri.  “<em>Feel</em>” lebih penting daripada “<em>think</em>”.</p>
<p>Karena Bumi telah menjadi Venus, maka semua pendekatan, model bisnis, strategi, dan taktik marketing yang dulu pernah ada, sudah tidak relevan lagi.  Dibutuhkan pendekatan dan strategi-strategi baru yang mampu mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis dan dinamika pelanggan Venus.</p>
<p>Punya <em>home business</em> atau baru mau memulai bisnis? Kenalilah prinsip-prinsip melakukan pemasaran di Venus, di antaranya:</p>
<p><strong>Prinsip # 16:  Community is the best channel</strong><br />
Apa yang dilakukan ibu-ibu kalau sedang arisan?  Ngobrol ngalor ngidul, pastinya! Yang lain?  Jualan!<br />
Jualan apa saja.  Barang pecah belah, kosmetik, perhiasan, baju.  Omzetnya bisa lumayan.   Transaksi yang mereka lakukan terbilang unik karena bermotif “saling percaya”.  Kadang, proses pembayaran dilakukan secara kredit tanpa selembar bukti apapun, hanya lisan.</p>
<p>Anggota suatu komunitas seperti ibu-ibu arisan, pada umumnya mempercayai apa yang dikemukakan oleh anggota komunitas lainnya.  Dalam suatu komunitas, terjadi sebuah proses relasi yang intens dan panjang.  Dengan proses ini, masing-masing anggota mengenal pribadi yang lainnya sehingga timbul saling percaya antar anggota komunitas.</p>
<p>Begitu pula dalam bisnis yang dilakukan secara online.  Komunitas-komunitas yang ada di internet, bisa digunakan sebagai saluran untuk melakukan pemasaran produk-produk.</p>
<p><strong>Prinsip # 17:  Personal Conversation is the most effective communication</strong><br />
Penduduk Venus suka berbagi pengalaman kepada orang lain kapan saja.  Ada banyak kesempatan pelanggan Venus bertanya  kepada teman-temannya untuk mendapatkan rekomendasi tentang produk-produk.  Oleh karenanya di sini, penyebaran pesan atau mempromosikan sesuatu dari mulut ke mulut “<em>word of mouth</em>” adalah promosi yang paling efektif.</p>
<p><strong>Prinsip # 18:  Relationship is the key of successful selling</strong><br />
Pebisnis di Venus harus mampu melakukan relasi secara satu-satu, <em>one to one</em>, dengan pelanggannya.  Kenalilah pelanggan satu persatu.  Jadikanlah para pelanggan itu layaknya teman dekat.  Dengan demikian, terjadi relasi personal antara pebisnis di Venus dan pelanggannya.</p>
<p>Jika sudah terjadi relasi seperti yang telah disebutkan, seorang pebisnis akan tahu persis kebutuhan, keinginan, dan ekspektasi para pelanggannya.  Pelanggan pasti akan senang, jika yang menawarkan mampu memberikan sesuatu tepat pada saat mereka membutuhkannya tanpa diminta terlebih dahulu.</p>
<p><em>Sumber:  Marketing in Venus oleh Hermawan Kartajaya, dkk.</em></p>
<p>Anita Rosalina</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/berbisnis-di-planet-venus.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbisnis Online di Facebook</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/berbisnis-online-di-facebook.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/berbisnis-online-di-facebook.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Jan 2011 09:15:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Elya Afifah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bekerja Dari Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[berbisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis internet]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[saran bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=822</guid>
		<description><![CDATA[Siapa sih yang tidak tau Facebook? Tidak bisa dipungkiri, Facebook merupakan komunitas (situs jejaring) sosial yang sedang heboh-hebohnya digandrungi masyarakat Indonesia. Hampir semua lapisan masyarakat mempunyai akun di Facebook. Tentu saja hal ini memunculkan berbagai peluang. Peluang berbisnis online salah satunya. Facebook sekarang bukan hanya sebagai media berteman saja, atau sekedar memasang foto-foto, atau curhat-curhat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="border: 0px initial initial" src="http://i1193.photobucket.com/albums/aa351/elyaafifah/for%20bundainbiz/facebookimage.jpg" alt="logo facebook" width="240" height="176" /><br />
Siapa sih yang tidak tau Facebook? Tidak bisa dipungkiri, Facebook merupakan komunitas (situs jejaring) sosial yang sedang heboh-hebohnya digandrungi masyarakat Indonesia. Hampir semua lapisan masyarakat mempunyai akun di Facebook.</p>
<p>Tentu saja hal ini memunculkan berbagai peluang. Peluang berbisnis <em>online</em> salah satunya. Facebook sekarang bukan hanya sebagai media berteman saja, atau sekedar memasang foto-foto, atau curhat-curhat si pemilik akun, tetapi sudah banyak digunakan sebagai sarana memasarkan bisnis secara online.</p>
<p>Ya! Banyak ditemui sekarang ya bunds, seorang pelaku bisnis bergabung di Facebook untuk menawarkan jasa atau produk yang dimiliki. Apakah efektif? hmmm&#8230; Pasti banyak jawabannya. Ada yang bilang efektif, ada juga yang bilang tidak efektif. Menjadikannya hal yang efektif tentu saja bukan hal mudah. Yang terpenting adalah bagaimana langkah awalnya.</p>
<p>Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mulai berbisnis di Facebook, antara lain:</p>
<p><strong><em>1. Manfaatkan akun pribadi.</em></strong></p>
<p>Sebagai contoh saja, beberapa bunda suka memajang foto kue-kue dan masakannya di akun pribadi. Bahkan ada beberapa yang sekaligus menuliskan resepnya. Para bunda tersebut termasuk rajin mengupload hasil karyanya. Lama-lama teman-temannya bertambah banyak, (dari facebook ke facebook, bukan dari mulut ke mulut ya), mulai ada yang memesan kue, kue kering atau laninya, sekarang makin berhasil usahanya.</p>
<p>Jadi bisa saja hobi menjadi bisnis. Nama bunda pemilik akun menjadi <em>brand </em>tersendiri.</p>
<p>Kelebihan mempopulerkan akun pribadi adalah tidak perlu mencari teman dengan susah payah dan menunggu teman yang di <em>add,</em> menconfirm akun, biasanya malah kalau sudah terkenal teman datang sendiri. Kekurangannya adalah <em>list</em> teman di akun pribadi terbatas adanya.</p>
<p><strong><em>2. Membuat akun khusus.</em></strong></p>
<p>Beberapa rekan bisnis membuat akun khusus untuk memasarkan produk atau jasanya. Biasanya hal ini dilakukan agar antara akun pribadi dan akun bisnis tidak tercampur kepentingannya.</p>
<p>Adanya akun khusus ini diharapkan data-data konsumen, promo-promo dan berbagai aktifitas bisnis lainnya menjadi terarah, tanpa takut tercampur dengan kepentingan pribadi. Kekurangannya, pada saat membuat akun tersebut perlu adanya <em>add friend</em> ke orang lain lagi, jadi terkadang ada yang tidak mau mengconfirmnya.</p>
<p><em><strong>3. Membangun Facebook komunitas.</strong></em></p>
<p>Membangun komunitas di Facebook bisa dengan membuat <em>Facebook page</em> atau <em>Facebook group</em>.  Komunitas ini bisa merupakan salah satu wadah pertemanan misalnya satu misi bisa sebagai wadah untuk menjaring konsumen baru, atau relasi baru. Beberapa komunitas di Facebook melayani diskusi antar anggotanya, atau sekedar <em>sharing</em> pegalaman.</p>
<p><em>Facebook page</em> dan <em>group</em> bisa juga merupakan sarana purna jual. Misalnya, grup khusus pengguna produk dengan merk A, atau pembeli buku merk B, dll, atau page khusus untuk penggemar penulis si A atau pelaku bisnis B (biasanya jasa atau keperluan promosi).</p>
<p>Jika suatu komunitas berjalan dan berkembang dengan baik, maka bisa menjadi ajang promosi gratis, misalnya penulis buku A merilis buku baru, karena sudah percaya dengan komunitas ini, maka anggotanya bisa menjadi pembeli nomor satu. Makin rame makin bagus.</p>
<p>Kekurangannya, jika komunitas tidak terlalu populer, bisa-bisa malah menjadi salah satu faktor penyurut niat untuk berbisnis. Bisa juga jika ada yang <em>complain</em> dan tidak segera ditangani, menjadikan produk atau jasa yang ditawarkan menjadi tidak laku, dan pemilik usaha bisa gulung tikar, karena informasi soal kejelekan suatu produk atau jasa bisa cepat sekali menyebar.</p>
<p>Demikian sekilas langkah sederhana memanfaatkan Facebook. Jadi bukan hanya sebagai ajang perkenalan, menulis status-status, mengupload foto-foto dan video, yuuk marii dimanfaatkan sisi baiknya adanya Facebook.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/berbisnis-online-di-facebook.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

