<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bundainbiz.com</title>
	<atom:link href="http://www.bundainbiz.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.bundainbiz.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Aug 2011 07:04:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Membuat List Twitter</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/membuat-list-twitter.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/membuat-list-twitter.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Aug 2011 06:58:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nahriamedina</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum / Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=1142</guid>
		<description><![CDATA[Menyambung tulisan tentang Twitter, kali ini saya ingin berbagi tips bagaimana -saja yang bisa dikelompokkan, di sini juga bisa lho. Gunanya list ini adalah supaya kita lebih mudah dalam mengenali username mereka. Keliatannya sederhana yaaa, tapi list ini sangat berguna lho apalagi kalau kita sudah memfollow sudah lebih dari 10 orang. Kalau saya sih suka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menyambung tulisan tentang <a href="http://www.bundainbiz.com/tips-bertwitter.html" target="_blank">Twitter</a>, kali ini saya ingin berbagi tips bagaimana -saja yang bisa dikelompokkan, di sini juga bisa lho. Gunanya list ini adalah <strong>supaya kita lebih mudah dalam mengenali username mereka</strong>. Keliatannya sederhana yaaa, tapi list ini sangat berguna lho apalagi kalau kita sudah memfollow sudah lebih dari 10 orang. Kalau saya sih suka lupa ini teman yang kenal dimana yaa <img src='http://www.bundainbiz.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Step by step membuat list Twitter:</strong></span></p>
<p>1.Login melalui twitter.com</p>
<p>2.Klik tulisan List</p>
<p><a href="http://s50.photobucket.com/albums/f303/dianpaham/?action=view&amp;current=LIST.jpg" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://i50.photobucket.com/albums/f303/dianpaham/LIST.jpg" alt="Photobucket" width="350" height="200" border="0" /></a></p>
<p><a href="http://s50.photobucket.com/albums/f303/dianpaham/?action=view&amp;current=CREATEALIST.jpg" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://i50.photobucket.com/albums/f303/dianpaham/CREATEALIST.jpg" alt="Photobucket" width="350" height="200" border="0" /></a></p>
<p>3.Klik Create List.<br />
Akan muncul tampilan box yang harus diisi:<br />
List name: (misalnya) Family<br />
Description: gak perlu diisi<br />
Privacy: Pilih Public<br />
Klik save list</p>
<p><a href="http://s50.photobucket.com/albums/f303/dianpaham/?action=view&amp;current=CREATEALIST2.jpg" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://i50.photobucket.com/albums/f303/dianpaham/CREATEALIST2.jpg" alt="Photobucket" width="350" height="200" border="0" /></a></p>
<p>4.Klik tulisan Follower/ Following<br />
klik satu nama (misalnya Nana)<br />
Klik salah satu list (yang sudah dibuat)</p>
<p><a href="http://s50.photobucket.com/albums/f303/dianpaham/?action=view&amp;current=SELECTLIST.jpg" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://i50.photobucket.com/albums/f303/dianpaham/SELECTLIST.jpg" alt="Photobucket" width="350" height="200" border="0" /></a></p>
<p>Selesai deh.</p>
<p>Selamat mencoba <img src='http://www.bundainbiz.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong><span style="color: #0000ff;"><br />
</span></strong></p>
<p><strong><span style="color: #0000ff;">Yaya Marzuki</span></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/membuat-list-twitter.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Servant Leadership</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/servant-leadership.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/servant-leadership.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Aug 2011 06:57:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>D. Utami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum / Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[gaya kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[leadership]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=1162</guid>
		<description><![CDATA[Gaya kepemimpinan seorang bos telah mengalami perubahan. Jika dulu gaya bossy yang pandai memerintah sangat populer, maka sekarang gaya kepemimpinan seperti itu sudah ketinggalan jaman. Ini disebabkan oleh kesadaran adanya tanggung jawab pimpinan untuk memberikan pelayanan yang memuaskan, termasuk juga kepada bawahan. Ini yang disebut dengan Servant Leadership. Untuk menjadi seorang pemimpin yang efektif dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gaya kepemimpinan seorang bos telah mengalami perubahan. Jika dulu gaya <em>bossy </em>yang pandai memerintah sangat populer, maka sekarang gaya kepemimpinan seperti itu sudah ketinggalan jaman. Ini disebabkan oleh kesadaran adanya tanggung jawab pimpinan untuk memberikan pelayanan yang memuaskan, termasuk juga kepada bawahan. Ini yang disebut dengan <em>Servant Leadership</em>.</p>
<p>Untuk menjadi seorang pemimpin yang efektif dan berhasil, dia harus memiliki motivasi dan hasrat yang besar untuk memenuhi kebutuhan orang lain, yaitu bawahan, atasan, selain pelanggan tentunya. Pimpinan pun harus mampu membantu bawahan agar dapat mengerahkan potensi terbaiknya. Jika staf telah memberikan hal terbaik yang dimilikinya, maka hal tersebut akan mendorong produktivitas serta efisiensi kerja hingga pada akhirnya akan meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Hal ini dapat dicapai dengan adanya kepemimpinan yang mengutamakan pelayanan.</p>
<p>Kepemimpinan Pelayanan atau <em>Servant Leadership </em>ini pada prinsipnya adalah mempersiapkan bawahan agar dapat menjadi pemimpin pula. Pada waktunya kelak, kepemimpinan akan beralih, dan pimpinan yang baik akan mempersiapkan anak buahnya untuk menjadi penggantinya yang kompeten.</p>
<p>Beberapa syarat yang harus dimiliki seorang pimpinan dengan kepemimpinan pelayanan ini adalah:</p>
<ol>
<li>Pandai membaca situasi, peka terhadap sekitar. Mampu mendengar aspirasi bawahan, peka menangkap apa yang tersirat maupun tersurat dari kondisi yang dialami oleh bawahan.</li>
<li>Memiliki sifat empati dan kemampuan untuk membantu bawahan dengan memberikan saran dan solusi yang tepat.</li>
<li>Memiliki kemampuan persuasif, yaitu kemampuan untuk meyakinkan bawahan agar patuh pada aturan, tanpa mersikap memaksa.</li>
<li>Kemampuan konseptual, yaitu kemampuan untuk memimpin, merumuskan visi bersama. Pemimpin juga harus memiliki kemampuan untuk melihat akar permasalahan serta mencari jalan keluar dari permasalahn tersebut.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/servant-leadership.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manajemen Waktu</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/manajemen-waktu.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/manajemen-waktu.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Aug 2011 07:00:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erikaagustina</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum / Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[Covey]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=1116</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang mempunyai jatah waktu yang sama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 30 hari sebulan 12 bulan setahun.  Tetapi  kenapa ada yang merasa tidak cukup dengan waktu yang sama dan ada yang bisa memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.  Kadangkala kita terjebak dengan hal-hal yang sebenarnya kurang perlu dan kurang penting. Yuk Bunda mulai mengatur waktu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://s274.photobucket.com/albums/jj260/erikaagustinadierika/?action=view&amp;current=1133439___time__.jpg" target="_blank"><img class="alignleft" style="border: 0px none currentColor;" src="http://i274.photobucket.com/albums/jj260/erikaagustinadierika/1133439___time__.jpg" alt="Photobucket" width="154" height="102" border="0" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Setiap orang mempunyai jatah waktu yang sama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 30 hari sebulan 12 bulan setahun.  Tetapi  kenapa ada yang merasa tidak cukup dengan waktu yang sama dan ada yang bisa memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.  Kadangkala kita terjebak dengan hal-hal yang sebenarnya kurang perlu dan kurang penting.<span id="more-1116"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Yuk Bunda mulai mengatur waktu sebaik-baiknya, dan belajar memilah-milah mana yg penting , mana yang mendesak.  Apalagi untuk Bunda yang bekerja kantoran, mengelola bisnis dan mengurus si kecil.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Covey dalam bukunya 7 Habits, Covey membagi aktifitas menjadi 4 macam</p>
<p style="text-align: justify;">- Kuadran 1 (Firefighting) : aktifitas yang penting dan mendesak</p>
<p style="text-align: justify;">Aktifitas yang termasuk dalam kuadran 1 misalnya , si kecil menangis, menghandel klien besar, menyerahkan laporan akhir bulan.  Seringnya yang masuk  kuadran 1, hal-hal penting yang menjadi mendesak karena kita sering menunda mengerjakan J dan karena kita tida merencanakan dengan baik aktifitas-aktifitas kita.</p>
<p style="text-align: justify;">- Kuadran 2 (Quality time) : aktifitas yang penting tetapi tidak mendesak.</p>
<p style="text-align: justify;">Berisi aktifitas penting tetapi tidak harus dikerjakan saat ini juga, misalnya rekreasi, coaching dengan anak buah, membaca buku, bercerita dengan anak-anak.  Menambah waktu di kuadran ini bisa meningkatkan kemampuan diri kita.</p>
<p style="text-align: justify;">- Kuadran 3 (Distraction) : Aktifitas yang mendesak tetapi tidak penting.</p>
<p style="text-align: justify;">Misalnya telepon yang tidak terduga, meeting.  Kita banyak melakukan hal-hal di kuadran 3, kita pikir kita sudah banyak bekerja di kuadran 1, tetapi ternyata tidak.</p>
<p style="text-align: justify;">- Kuadran 4 (Time Wasting) : Aktifitas yang tidak penting juga tidak mendesak.  Misalnya menghapus email spam</p>
<p style="text-align: justify;">Kita coba yuk Bunds, menuliskan kegiatan kita sehari-hari dalam satu minggu di program Microsoft Excel sederhana beserta durasinya.  Pada  akhir minggu kita bisa menganalisa presentasi terbesar aktifitas kita ada di kuadran mana.  Dari situ kita bisa tahu apakah aktifitas kita sehari-hari sudah berjalan efektif.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat mencoba <img src='http://www.bundainbiz.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/manajemen-waktu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Kunci Sukses Wirausaha</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/3-kunci-sukses-wirausaha.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/3-kunci-sukses-wirausaha.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Aug 2011 06:57:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>feverish</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum / Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=1132</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang ingin berwirausaha, tetapi tidak sedikit pula orang yang GAGAL. Hal ini sering kali terjadi karena salah dalam melangkah. Berikut ini adalah tips dari bapak Tung Desem Waringin (Tung Desem Waringin is an Indonesian business man, motivational speaker, and author). Ketika kita akan memulai usaha atau mencoba usaha maka hal yang harus dipertimbangkan adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang ingin berwirausaha, tetapi tidak sedikit pula orang yang GAGAL. Hal ini sering kali terjadi karena salah dalam melangkah.</p>
<p>Berikut ini adalah tips dari bapak Tung Desem Waringin (Tung Desem Waringin is an Indonesian business man, motivational speaker, and author).</p>
<p>Ketika kita akan memulai usaha atau mencoba usaha maka hal yang harus dipertimbangkan adalah :</p>
<p>1. Usaha itu harus MENGHASILKAN</p>
<p>2. Usaha yang kita lakukan sesuai dengan BIDANG USAHA / GAYA HIDUP kita</p>
<p>3. MUDAH dilakukan</p>
<p>Namun banyak orang yang terbalik dalam memulai usaha. Mereka mulai dengan usaha yang MUDAH dilakukan yang penting MENGHASILKAN, tanpa memperdulikan bahwa usaha tersebut sesuai atau tidak dengan BIDANG USAHA atau GAYA HIDUP mereka.</p>
<p>Mari kita kupas satu persatu&#8230;</p>
<p><strong>1. Usaha yang MENGHASILKAN</strong></p>
<p>Banyak sekali usaha yang menghasilkan. Jualan pulsa, jualan donat (kue), jualan mobil, jualan rumah, jualan baju dll. Semua boleh dicoba. Bila ingin mencoba jualan donat, cobalah jualan donat. Bila ingin jualan baju, cobalah jualan baju. Cobalah, cobalah dan cobalah apapun itu. Lihat apa dan berapa yang dihasilkan.</p>
<p><strong>2. Usaha yang dilakukan sesuai BIDANG USAHA / GAYA HIDUP</strong></p>
<p>Ketika kita memilih untuk jualan donat, rasakan&#8230; apakah usaha tersebut sesuai dengan bidang usaha yang kita suka? Jualan donat pastilah menghasilkan. Namun bila tidak sesuai dengan bidang usaha kita atau gaya hidup kita, kapan kita akan menjadi kaya??</p>
<p><strong>3. MUDAH dilakukan</strong></p>
<p>Setelah kita mencoba usaha yang MENGHASILKAN dan sesuai dengan BIDANG USAHA atau GAYA HIDUP kita, maka lihatlah&#8230; apakah MUDAH usaha yang kita lakukan itu? Carilah yang MUDAH dilakukan.</p>
<p>Jika kita sudah mencoba usaha yang MENGHASILKAN dan sesuai dengan BIDANG USAHA kita serta MUDAH dilakukan, tapi masih juga GAGAL. Artinya kita kurang BELAJAR.</p>
<p>Maka BELAJAR lah. Bila kita sudah mulai untuk BELAJAR, itu artinya kita sudah dalam proses menuju SUKSES. Dan bila kita sudah SUKSES maka BELAJAR lah terus, terus dan terus&#8230; agar kita bisa mengejar SUKSES &#8211; SUKSES berikutnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/3-kunci-sukses-wirausaha.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencegah Dan Mengatasi Konflik Di Tempat Kerja</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/mencegah-dan-mengatasi-konflik-di-tempat-kerja.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/mencegah-dan-mengatasi-konflik-di-tempat-kerja.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Aug 2011 07:00:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>meliani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum / Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[kerja tim]]></category>
		<category><![CDATA[konflik rekan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[mencegah konflik]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=1107</guid>
		<description><![CDATA[Tempat kerja merupakan tempat yang sangat potensial dalam memunculkan konflik antar pribadi karena banyaknya individu yang berkecimpung didalamnya. Individu-individu tersebut memiliki berbagai nilai dan kepribadian yang berbeda-beda sehingga konflik antar rekan kerja sangat mungkin terjadi. Berikut cara-cara untuk mengatasi konflik dengan rekan kerja sebelum konflik tersebut merugikan orang-orang yang terlibat di dalamnya dan dalam jangka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tempat kerja merupakan tempat yang sangat potensial dalam memunculkan konflik antar pribadi karena banyaknya individu yang berkecimpung didalamnya. Individu-individu tersebut memiliki berbagai nilai dan kepribadian yang berbeda-beda sehingga konflik antar rekan kerja sangat mungkin terjadi. Berikut cara-cara untuk mengatasi konflik dengan rekan kerja sebelum konflik tersebut merugikan orang-orang yang terlibat di dalamnya dan dalam jangka panjang merugikan perusahaan.</p>
<ol>
<li>Tetaplah tenang saat ada rekan yang mengkonfrontir. Cobalah untuk berpikir jernih dan tidak terbawa dalam emosi. Tarik napas dalam dan coba pahami permasalahan yang dikemukakan. Ajukan pertanyaan langsung pada inti persoalannya. Terakhir, usulkan hal-hal yang bisa menyelesaikan persoalan yang muncul tersebut.</li>
<li>Dalam banyak perusahaan , kekuatan tim di dalamnya banyak mengambil andil dalam kesuksesan maupun kegagalan perusahaan tersebut. Jika didalam tim terdapat orang yang tak disenangi, cobalah untuk mengenyampingkan perasaan dan fokus pada kepentingan perusahaan.</li>
<li>Berhati-hatilah dalam menulis email maupun memo kepada rekan kerja karena banyak konflik bermula dari kesalahpahaman dalam menafsirkan isi pesan. Hindari menggunakan huruf besar dan kata-kata seruan yang berlebihan. Jika memungkinkan, bicaralah langsung dengan pihak bersangkutan sehingga tidak ada kesalahpahaman dalam memahami hal yang dibicarakan.</li>
<li>Tahan keinginan untuk melibatkan atasan setiap kali bermasalah dengan rekan kerja. Bicarakan dulu dengan pihak yang bersangkutan dan coba cari titik temu dari persoalan yang diperdebatkan. Hindari juga mengungkapkan kesalahan pada rapat grup karena hal ini hanya akan memperparah konflik dan akan berakibat buruk pada kinerja tim.</li>
<li>Dalam situasi yang sudah sangat ekstrim dan panas, ada baiknya menghubungi pihak SDM untuk menjadi penengah dalam konflik tersebut. Ada kalanya diperlukan pihak ketiga untuk benar-benar mengungkap permasalahan yang sebenarnya terjadi dan menyelesaikan tanpa merugikan semua pihak.</li>
</ol>
<p>Konflik di tempat kerja memang sangat mungkin terjadi tapi bukan berarti harus mengorbankan kinerja tim dan perusahaan. Dengan tindakan pencegahan dan penanganan yang tepat, konflik di tempat kerja akan menjadi hal yang mudah untuk diselesaikan dan tidak akan merugikan orang yang terlibat didalamnya maupun perusahaan yang bersangkutan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/mencegah-dan-mengatasi-konflik-di-tempat-kerja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Curhatku&#8230;</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/curhatku.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/curhatku.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Aug 2011 07:00:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>poetrimaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat BundaInBiz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=1126</guid>
		<description><![CDATA[Pagi-pagi bangun tidur jam 4.00 wib, walau mata masih pedih dan berat untuk dibuka tapi aku tetap harus bangun untuk menyiapkan segala sesuatu sebelum berangkat kerja. Pertama aku kumpulkan piring,gelas dan rice cooker  dan dibawa ke kamar mandi untuk dicuci, kemudian masak nasi lalu mencuci smua baju yg dah di taruh di ember dan menjemurnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi-pagi bangun tidur jam 4.00 wib, walau mata masih pedih dan berat untuk dibuka tapi aku tetap harus bangun untuk menyiapkan segala sesuatu sebelum berangkat kerja.</p>
<p>Pertama aku kumpulkan piring,gelas dan rice cooker  dan dibawa ke kamar mandi untuk dicuci, kemudian masak nasi lalu mencuci smua baju yg dah di taruh di ember dan menjemurnya dan mandi sekalian, baru sholat subuh&#8230;&#8230;kemudian klo masih ada waktu menyiapkan sayuran dan lauk yg akan dimasak, karena kompornya hanya satu sambil menunggu sayur masak aku biasanya sambil dandan.</p>
<p>Klo ngak sempat masak karena waktunya yg sempit aku beli lauk dan sayur di Ibu warteg&#8230;&#8230;setelah smua persiapan selesai baru aku berangkat kerja.</p>
<p>Kadang anak2 blm pada bangun, jadi mereka ngk liat aku berangkat. Tapi kalo si kecil bangun, lebih repot lagi karena dia pasti merengek minta digendong dan klo dipaksa di tinggal berangkat dia pasti nangis&#8230;&#8230;.</p>
<p>Berat rasanya hrs meninggalkan mereka setiap hari unt kerja yg jaraknya lumayan jauh, makanya aku mencoba untuk cari penghasilan yang aku bisa selalu di rumah bersama anak2, smoga aku bisa sukses dan bisa mendapatkan penghasilan tanpa harus meninggalkan anak2 &#8230;&#8230;..Amin YRA</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/curhatku.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peran Ibu dalam Keluarga</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/peran-ibu-dalam-keluarga.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/peran-ibu-dalam-keluarga.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Aug 2011 07:03:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>feverish</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum / Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=1121</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi seorang ibu adalah hal yang sangat membanggakan. Peran seorang ibu dalam rumah tangga sangat penting. Bukan sekedar macak (dandan), masak (di dapur) dan manak (melahirkan). Apalagi di era sekarang ini menjadi seorang ibu dituntut untuk bisa mengusai berbagai macam hal / ilmu. 1. Kesehatan Ketika melahirkan seorang bayi, ibu dituntut untuk memahami seluk beluk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Menjadi seorang ibu adalah hal yang sangat membanggakan. Peran seorang ibu dalam rumah tangga sangat penting. Bukan sekedar macak (dandan), masak (di dapur) dan manak (melahirkan). Apalagi di era sekarang ini menjadi seorang ibu dituntut untuk bisa mengusai berbagai macam hal / ilmu.</p>
<p style="text-align: left;">1. Kesehatan<br />
Ketika melahirkan seorang bayi, ibu dituntut untuk memahami seluk beluk kesehatan bayi. Mengetahui berbagai macam jenis penyakit, cara mengantisipasi dan mengobati (pertolongan pertama) demi menjaga kesehatan keluarganya.</p>
<p style="text-align: left;">2. Kebersihan</p>
<p style="text-align: left;">Dapat menjaga kebersihan dilingkungan rumahnya. Bersih artinya terhindar dari segala macam kotoran, termasuk diantaranya dari debu, sampah dan bau. Agar lingkungan terhindar dari segala macam bibit penyakit.</p>
<p style="text-align: left;">3. Ahli Gizi<br />
Dapat memilah dan memilih bahan makanan dan pengolahan makanan yang tepat. Agar bisa memberikan asupan gizi yang baik dan seimbang bagi keluarganya. Hingga dapat membentuk anak-anak yang sehat dan cerdas.</p>
<p style="text-align: left;">4. Keuangan<br />
Keuangan rumah tangga bukan hanya monopoli para suami. Ibu dituntut untuk dapat mengatur arus keluar masuknya keuangan keluarga. Dapat menguasai manajemen keuangan keluarganya dengan baik. Bahkan dapat pula menghasilkan uang bagi keluarganya.</p>
<p style="text-align: left;">5. Manajemen Waktu<br />
Hal ini sangat penting dalam keluarga, ibu dituntut untuk dapat memenej waktunya seefektif dan seefisien mungkin. Memberikan contoh disiplin bagi seisi rumahnya.</p>
<p style="text-align: left;">6. Guru<br />
Menjadi ibu juga harus berwawasan luas, sehingga dapat menjadi teman berdiskusi bagi anak-anaknya dikala mereka sedang mengerjakan tugas sekolah (PR). Dapat pula mengajarkan pendidikan agama kepada anak-anaknya.</p>
<p style="text-align: left;">7. Psikologi<br />
Ibu harus bisa memahami dan mengontrol keinginan anak, emosi anak, tingkah laku anak dan cara mengatasi dan menghadapi perilaku anaknya tersebut.</p>
<p style="text-align: left;">Masih banyak hal / ilmu lainnya yang harus dan WAJIB dikuasai dan dipelajari oleh seorang ibu selain 7 hal diatas. Karena masa depan anak terbentuk dan berawal dari lingkungan yang paling kecil yaitu lingkungan keluarga.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/peran-ibu-dalam-keluarga.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Menjadi Rekan Kerja Yang di Sukai</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/tips-menjadi-rekan-kerja-yang-di-sukai.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/tips-menjadi-rekan-kerja-yang-di-sukai.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Jun 2011 07:07:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>prita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[wanita bekerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=1019</guid>
		<description><![CDATA[Kerja secara professional penting banget tapi menjalani hubungan yang baik dengan rekan kerja juga penting loh! Pasti, Bunda mau dong ya menjadi rekan kerja yang disukai, yang bisa diajak kerjasama dengan baik di perusahaan tempat kita bekerja atau di perusahaan yang Bunda dirikan Ini dia beberapa tips untuk menjadi rekan kerja yang di sukai 1 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kerja secara professional penting banget tapi menjalani hubungan yang baik dengan rekan kerja juga penting loh! Pasti,  Bunda mau dong ya menjadi rekan kerja yang disukai, yang bisa diajak kerjasama dengan baik di perusahaan tempat kita bekerja atau di perusahaan yang Bunda dirikan <img src='http://www.bundainbiz.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p> Ini dia beberapa tips untuk menjadi rekan kerja yang di sukai<br />
1 Senyum dan Selamat Pagi<br />
Walaupun terkesan sepele tapi senyuman dan ucapan selamat pagi bisa sangat berarti banget buat orang lain. Apa lagi kalo kita bersikap sama pada semua orang tampa melihat jabatan ini bisa menjadi penyemangat buat rekan kerja Bunda.</p>
<p>2. Sangat Aktif<br />
Selalu mengerjakan tugas dengan penuh tanggung jawab, kalo terjadi kesalahan jangan langsung menuduh orang lain. Tunjukkan semangat dan antusiasme Bunda dalam bekerja.</p>
<p>3. Tidak Egois<br />
Selama kita ada waktu dan bisa membantu rekan kerja kita. Tidak ada salahnya menolong mereka. Mungkin suatu hari Bunda juga akan memerlukan bantuan rekan kita.</p>
<p>4. Bebas Masalah uang<br />
Uang memang masalah yang sangat sensitif karena berkaitan dengan kepercayaan seseoraong kepada kita. Kalo kepepet banget meminjam uang, kembalikan sesegera mungkin sesuai janji Bunda. Kalau kita perlu waktu untuk mengembalikannya. Coba diskusikan masalah itu.</p>
<p>5. Hargai Privasi orang lain<br />
Walaupun Bunda sangat dekat dengan rekan kerja Bunda, tetep batasi privasi mereka. Setiap orang mempunyai “wilayah” privasinya masing-masing.</p>
<p>6. Murah Hati<br />
Tawarkan kepada rekan kerja Bunda untuik pulang bersama jika kita membawa kendaraan dan tujuan pulangnya searah atau bisa juga membawa oleh-oleh sepulang dari luar kota.</p>
<p>7.  Sikap Simpati<br />
Jika ada teman sakit Bunda bisa menengoknya, atau menjenguk teman yang baru melahirkan atau tunjukkan simpati saat mereka mengalami musibah.  Bisa juga  ucapkan selamat pada rekan kerja atas keberhasilan meraka mendapatkan promosi.</p>
<p>8. Jaga Ucapan<br />
Dalam meberi masukan atau kritikan ada baiknya menjaga intonasi suara Bunda dan ucapan kita sehingga tidak terkesan mengurui atau memerintah. Dan kita juga harus bisa menjaga kepercayaan mereka dalam hal menyimpan rahasia pribadi mereka.</p>
<p>9. Menjaga Kebersihan<br />
Simpan  makanan dan minuman kita di tempat khusus supaya tidak mengganggu gerak kita. Bersihkan meja dari tumpukan kertas yang sudah tidak terpakai. Usahakan untuk selalu memakai baju yang rapih untuk menjukkan kesan siap bekerja </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/tips-menjadi-rekan-kerja-yang-di-sukai.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis Makanan Bayi</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/bisnis-makanan-bayi.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/bisnis-makanan-bayi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Jun 2011 07:04:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bisnismom</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis di rumah]]></category>
		<category><![CDATA[makanan bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=1026</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin, saya melihat tayangan di salah satu stasiun tv swasta. Idenya sederhana, namun menarik, dan saya rasa menghasilkan keuntungan yang cukup lumayan Sasaran bisnis ini adalah para ibu yang memiliki bayi yang susah makan sayur. Kebetulan saya punya keponakan yang juga susah makan sayur, jadi kebiasaan sampai besar. Dan itu meresahkan&#8230;:( by the way, bisnis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin, saya melihat tayangan di salah satu stasiun tv swasta. Idenya sederhana, namun menarik, dan saya rasa menghasilkan keuntungan yang cukup lumayan <img src='http://www.bundainbiz.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Sasaran bisnis ini adalah para ibu yang memiliki bayi yang susah makan sayur.<br />
Kebetulan saya punya keponakan yang juga susah makan sayur, jadi kebiasaan sampai besar. Dan itu meresahkan&#8230;:(</p>
<p>by the way, bisnis apakah itu?</p>
<p>itu bisnis sayuran.</p>
<p>Ya, hanya sayuran yang dikukus dan dicetak dalam wadah yang lucu bentuknya <img src='http://www.bundainbiz.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Sederhana bukan?</p>
<p>Konon, si pengusaha menjual sebungkus (berisi 5 biji) sayuran cetak itu seharga 15 ribu</p>
<p>Anda ingin mencoba di rumah? Silahkan <img src='http://www.bundainbiz.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Begini kira-kira langkah membuatnya:<br />
1. Siapkan sayuran/buah yang ingin anda olah. Boleh wortel, buncis, kentang, apel, pear, atau kombinasi.<br />
2. Cuci bersih sayuran tersebut, kemudian kukus.<br />
3. Hancurkan sayuran yang telah dikukus dengan blender sampai benar2 lembut.<br />
4. Masukkan sayuran yang sudah lembut tersebut ke dalam cetakan agar-agar kecil, bentuknya bisa hewan atau buah <img src='http://www.bundainbiz.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
5. Simpan dalam lemari es sampai beku.<br />
6. Kukus/Oven sayuran ketika akan disajikan.</p>
<p>Sayuran cetak bisa tahan sampai 2 minggu dalam lemari es tanpa bahan pengawet.</p>
<p>Mudah bukan?</p>
<p>Selamat berbisnis <img src='http://www.bundainbiz.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/bisnis-makanan-bayi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Modal Usaha Bukan Cuma Uang</title>
		<link>http://www.bundainbiz.com/modal-usaha-bukan-cuma-uang.html</link>
		<comments>http://www.bundainbiz.com/modal-usaha-bukan-cuma-uang.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Jun 2011 07:04:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zilah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Waralaba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bundainbiz.com/?p=1020</guid>
		<description><![CDATA[Kalau berbicara mengenai modal usaha, pasti langsung terbayang  uang yang banyak. Karena, uang bisa digunakan untuk menyewa atau membeli lahan, membeli peralatan dan mesin. Sebagian lagi digunakan untuk modal kerja membeli bahan baku dan biaya operasional serta biaya pemasaran. Padahal sebenarnya wirusaha tidak sesederhana itu, Uang memang diperlukan dalam menjalankan roda usaha, tapi ada modal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau berbicara mengenai modal usaha, pasti langsung terbayang  uang yang banyak.<br />
Karena, uang bisa digunakan untuk menyewa atau membeli lahan, membeli peralatan dan mesin.<br />
Sebagian lagi digunakan untuk modal kerja membeli bahan baku dan biaya operasional serta biaya pemasaran.<br />
Padahal sebenarnya wirusaha tidak sesederhana itu,</p>
<p>Uang memang diperlukan dalam menjalankan roda usaha, tapi ada modal lain yang lebih penting dan lebih menentukan keberhasilan sebuah usaha&#8230;</p>
<p>Sebenarnya ada 3 modal  yang akan menentukan keberhasilan suatu usaha, yaitu kepribadian, kreativitas dan profesionalisme.</p>
<ol>
<li>modal kepribadian : modal ini meliputi kemampuan untuk melihat kelebihan dan kelemahan diri sendiri, mampu mengendalikan emosi, serta memiliki motivasi yang tinggi dalam mengerjakan pekerjaan. Mari belajar dari kasus jatuhnya sebuah wirausaha setelah diwariskan kepada generasi berikutnya, kenapa hal ini bisa terjadi? karena hanya bisnisnya saja yang diwariskan tetapi modal kepribadiannya tidak. Tanpa mewariskan modal kepribadian, dan ketrampilan sosial, generasi penerus tidak mendapat ketrampilan mengendalikan emosi, ketrampilan berhubungan dengan orang lain.</li>
</ol>
<ol>
<li>Modal kreativitas : modal ini merupakan kemampuan untuk membuat faktor pembeda dan unik. kita tidak perlu lagi meniru cara-cara yang membuat seorang wirausahawan berhasil. karena, lingkungan selalu berubah. siklus produksi dan siklus usaha juga akan mengalami perkembangan. Dengan modal kreativitas, sesuatu yang biasa saja menjadi memiliki nilai lebih, sesuatu yang sulit menjadi lebih mudah. misalnya, dalam menyiapkan tempat usaha, daripada membeli atau menyewa, kita bisa menawarkan bagi hasil dengan pemilik tempat. atau bahan setengah jadi dengan modal kreativitas disulap menjadi bahan jadi dengan harga dan nilai yang lebih.</li>
</ol>
<ol>
<li>Modal Profesional : profesional dalam menghasilkan produk maupun dalam hal pelayanan. wirausahawan yang profesional akan mengerjakan yang terbaik dan berstandart tinggi serta selalu menepati janjinya. Modal ini sangat menentukan terjadinya perulangan pembelian. jika customer puas pada transaksi pertama, customer akan membeli lagi. Dan akan terus berulang sehingga menjadi customer yg loyal. customer yang loyal akan menjadi pembela kita.</li>
</ol>
<p>Kalau sudah memiliki modal kepribadian, kreativitas dan profesionalisme kita akan memiliki keunggulan dan ke khas an. Customer akan senang  menjalin hubungan kerjasama dengan kita.</p>
<p>Tidak semua modal usaha harus kita miliki secara pribadi, modal dan ilmu yang dibutuhkan bisa dimiliki banyak orang yang kita dayagunakan secara sinergy. Yang penting kita mengetahui siapa yang memilikinya, kemudian kita melakukan pendekatan dan bekerjasama dengannya, serta membangun sebuah jaringan yang sinergy.</p>
<p>Salam,</p>
<p>Zilah Kris</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.bundainbiz.com/modal-usaha-bukan-cuma-uang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

