Lima Kiat Menjalankan Usaha Les Privat

 

Profesi sebagai guru les privat sekilas memang tampaknya kurang bergengsi. Namun di jaman dimana sekolah national plus dan international yang berkembang pesat seperti sekarang ini, les seakan-akan sudah menjadi salah satu kebutuhan primer yang baru, terutama di kalangan murid SD.

Berikut ini adalah lima kiat untuk menjalankan usaha les privat :

 

1. Persiapan diri.

Ada 5 hal penting yang Anda harus tentukan terlebih dahulu :

  • Apa kemampuan Anda ?

Bahasa Inggris-kah ? Bahasa Mandarin-kah? Semua mata pelajaran? Atau bidang kemampuan khusus lainnya?

  • Siapa target Anda ?

Murid PG atau TK? Murid SD? SMP? SMA? Atau Mahasiswa?

  • Dimana Anda akan menjalankan usaha les privat?

Di rumah Anda sendiri? Ataukah di rumah siswa?

  • Berapa tarif Anda?

Anda bisa menentukan tarif per bulan atau per pertemuan atau bahkan per jam.  Anda sebaiknya melakukan survey terlebih dahulu mengenai tarif pada umumnya di kota Anda. Jangan menetapkan tarif yang terlalu mahal, namun juga jangan terlalu murah.  Tarif biasanya bergantung pada tingkat pendidikan murid, jumlah pertemuan per minggu, tingkat kesulitan pelajaran murid dan tingkat pengalaman Anda.

  • Bagaimana mencari murid?

Bisa melalui brosur, atau iklan di media cetak, radio, dan media internet.  Namun cara mencari murid yang paling efektif adalah dengan menjadi guru di sekolah atau tempat kursus terlebih dahulu. Jika Anda mengajar dengan baik, biasanya tawaran untuk memberi les privat akan datang.  Selain itu orang tua murid juga cenderung lebih menyukai dan memilih guru privat yang telah memiliki pengalamn di sekolah sebelumnya.

 

2. Perhatikan penampilan dan kepribadian.

Dalam usaha les privat, Anda tidak hanya akan berhadapan dengan murid, namun terkadang juga dengan orang tua murid. Beri kesan yang baik mengenai diri Anda: tampillah dengan rapi dan menarik, serta berbicara dengan sopan namun tegas.

 

3. Manajemen waktu.

Manajemen waktu juga merupakan hal penting dalam menjalankan usaha les privat, karena Anda mungkin harus berpindah dari satu rumah ke rumah yang lain, atau paling tidak dari satu murid ke murid yang lain.  Perhitungkan waktu perjalanan Anda dengan baik sehingga Anda tidak akan terlambat, tapi juga tidak terlalu lama menunggu jarak antar waktu les.

 

4. Jaga hubungan baik dengan murid dan orang tua murid.

Jadilah guru yang disiplin, namun juga menyenangkan bagi murid. Selain itu pada saat Anda harus memberi evaluasi mengenai murid les kepada orang tuanya, jangan menjelek-jelekkan murid, jangan terkesan mengadukan murid, tetapi lebih bersifat laporan yang netral.  Walaupun yang menyewa jasa Anda biasanya adalah orang tua, namun penilaian murid kepada Anda juga akan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan pekerjaan Anda.

 

5. Tingkatkan kualitas diri.

Ingatlah bahwa tiap murid itu unik, Anda mungkin tidak bisa melakukan pendekatan yang sama pada murid yang berbeda. Sehingga semakin lama Anda menjalankan usaha les privat atau semakin murid Anda bertambah, Anda akan harus terus meningkatkan diri Anda dan terus memperbaiki cara mengajar Anda.

Jika perlu, sisihkan sebagian penghasilan Anda untuk menambah ilmu dan wawasan Anda, membeli buku, mengikuti seminar, membeli kamus elektronik terbaru, atau apa saja yang dapat meningkatkan kualitas diri dan pengajaran Anda.

 

Dengan menjadi guru les privat yang baik, tentunya orang tua atau murid akan merekomendasikan Anda kepada teman ataupun kenalannya, sehingga tawaran kerja akan semakin meningkat.

/ul

 

Speak Your Mind

*