Membuka Usaha Laundry Dari Rumah

Peluang usaha laundry rumahan masih sangat menjanjikan bagi Anda yang tinggal di dekat kampus, kos-kosan, rumah kontrakan, atau apartemen. Para mahasiswa dan karyawan yang sibuk kadang tak sempat lagi mengurusi hal-hal rutin seperti mencuci dan setrika baju. Nah, inilah peluang! Ayo mulai usaha laundry rumahan dengan mempertimbangkan hal-hal berikut ini:

1. Pahami seluk beluk usaha laundry
Pelajari dulu apa yang harus Anda siapkan. Bagaimana proses mencuci, bahan apa yang dibutuhkan, dimana mendapatkannya dengan harga murah, bagaimana cara pemberian pengharum pakaian yang efisieb, bagaimana mekanisme pencucian baju agar bisa tepat waktu, hingga cara setrika yang efektif dan pengemasan akhir. Semua ini sangat berpengaruh pada kualitas jasa Anda. Ingat, konsumen Anda bisa marah-marah jika baju mereka terkena luntur atau terkena setrika panas. Pikirkan juga solusi ketika musim hujan tiba.

2. Penentuan lokasi
Usaha laundry rumahan bisa dimulai dari ruang cuci Anda, apalagi jika rumah Anda berada di lokasi strategis. Menggunakan rumah sebagai tempat usaha akan mengurangi pengeluaran modal Anda. Namun, pikirkan kuantitas maksimal yang bisa Anda kerjakan. Pertimbangkan juga limbah cucian, apakah masih aman dari peraturan daerah tentang lingkungan. Hati-hati, jangan sampai usaha Anda ditutup pihak berwenang.

3. Riset dan survei harga peralatan
Informasi tentang perlengkapan usaha laundry rumahan bisa Anda dapatkan dengan mudah di internet. Tapi, jika memungkinkan, berdiskusilah dengan pelaku usaha laundry yang telah mapan. Kalau Anda tak mau repot, ambil saja paket waralaba laundry rumahan yang sudah eksis. Tapi kalau modal Anda terbatas, Anda bisa mulai dengan peralatan yang sudah ada di rumah.

4. Nilai tambah
Pertimbangkan untuk memberikan nilai tambah kepada konsumen misalnya dengan layanan jemput- antar.  Pelayanan ini tentu sangat menyenangkan bagi pengguna jasa laundry. Apalagi jika usaha laundry yang Anda jalankan memberikan promo-promo menarik. Misalnya untuk dua puluh potong pakaian yang dicuci dan setrika akan mendapat gratis cuci dan setrika satu potong seprai.

5. Sumber daya manusia
Pada awal memulai usaha laundry rumahan, ajak anggota keluarga untuk berperan serta. Misalnya jika Anda memiliki anak remaja, libatkan saja jadi kurir jemput-antar. Berikan insentif. Langkah ini bisa menekan biaya di awal memulai usaha laundry rumahan sekaligus melatih mental wirausaha anak Anda. Namun, jika usaha laundry yang Anda rintis itu maju, di kemudian hari tidak tertutup kemungkinan Anda perlu memakai beberapa karyawan untuk semakin melancarkan usaha Anda.

6. Promosi
Buatlah brosur dengan desain menarik dan keterangan yang jelas mengenai layanan usaha laundry Anda. Pastikan semua kontak tertera di brosur itu. Anda juga bisa bekerjasama dengan pengelola kos-kosan dengan memberikan mereka insentif untuk setiap konsumen. Pertimbangkan untuk menawarkan jasa langganan laundry per bulan.

Speak Your Mind

*