Nagih ;-)

Minggu lalu saya cerita soal kreditan ;-)
Sebetulnya ide artikel tersebut datang dari salah seorang peserta Kopdar BundaInBiz kedua loh, yang menanyakan tentang hal tersebut.

Okee..
Setelah anda setuju memberikan kredit…
Atau pembayaran dua-tiga kali…
Dan jatuh tempo telah datang…eng ing enggg …
Gimana cara nagihnya yaa hehe

Mungkin bagi banyak orang, akan lebih resmi bila menanyakan secara langsung atau by email?
Tapi kalau saya pribadi, bila kebetulan saya sudah merasa “dekat”
Dengan klien tersebut ..saya juga akan menanyakan lewat sms.

Contoh:

“Mbak, maaf ya, transferan yang terakhir udah belum ya?
Soalnya aku lagi mau cek rekening nih mbak, makasih yaa ;-)

Atau ..

“Jeeeng..boleh gak nanya tentang transferan yang bulan ini?”

Kalau yang ini caranya suami saya :

“Paakk..pakabar nih duit gue? “

Hehe…

Cara terakhir saya biasanya untuk seseorang yang tenyata selalu menghindar, hiks:

“Mbak, maaf ya, aku lagi butuuuh banget… kalau boleh insyaAllah aku tungguin besok yaaa”

Kalau yang ini biasanya juga harus langsung ngomong di telpon ya.
Suapaya anda bisa langsung mendengarkan jawabannya saat itu juga ;-)

Kalau ternyata nggak bisa juga..
Hm…
Belajar mengikhlaskan dulu ya ;-)
Karena ternyata dalam perdagangan (eh, dan masalah apapun juga sih), bila kita ikhlas membantu orang lain apapun konsekuensinya, imbalan yang diberikan dari Yang Atas itu.. jauuuhh lebih besar dan berharga ;-)

Nadia M. Yuniardo
BundaInBiz Newsletter Editor
Email: newsletter@bundainbiz.com
Web: http://www.bundainbiz.com

Leave a Response

Please note: comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.