Perhitungan Rugi Laba Usaha Sembako

 

Usaha sembako adalah bisnis yang diminati oleh banyak kalangan, baik yang memiliki modal besar maupun hanya memiliki modal kecil.
Semakin hari semakin banyak saja orang yang memiliki usaha sembako, karena tentu saja setiap orang pasti membutuhkan sembako. Kita harus pandai dalam mengelola usaha sembako ini agar sukses atau paling tidak menghasilkan pemasukan setiap harinya.

Hal-hal yang bisa mebuat sukses,khususnya berjualan sembako,adalah karena sebagai berikut:
- Produk sembako adalah produk yang pasti dibutuhkan oleh semua orang.
Ini berarti ada kebutuhan atau ada pasarnya.
Misalnya seperti: beras, gula putih, mi instan, susu untuk bayi maupun anak balita, kopi, teh, dan kecap.
- Tempat usaha yang mudah dilihat, mudah dicapai, dan harus mudah dicari. Dan ini berarti harus dekat dengan pembeli. Jangan mencari tempat hanya karena murah, namun juga harus karena strategis. Jadi kata arti strategis di atas bermakna mudah dicari, mudah dijangkau, mudah dicapai dan lain-lain.
Karena,untuk produk seperti sembako, biasanya konsumen cenderung mendatangi tempat tersebut.
- Harga jual sembako yang sangat kompetitif.
- Mudah untuk dipromosikan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam usaha toko sembako:
-Yang harus disiapkan adalah etalase dan rak yang digunakan untuk memajang barang-barang dagangannya.
Besarnya etalase disesuaikan dengan jumlah dan jenis barang yang dijual, dan berapa modal yang ada untuk memulai usaha ini.
-Sebagai pemula, jika belum mengenal agen atau distributor dari produk-produk yang akan dijual, pemilik bisa langsung mendatangi mereka.
Usahakan selalu membeli barang langsung dari distributor atau agen, karena harganya pasti jauh lebih murah.
- Susunlah daftar barang yang akan dijual.

Simulasi Keuntungan
Asumsi pendapatan harian Rp 600.000,00
Omset 1 bulan Rp 600.000,00 x 30 = = Rp 18.000.000,00

Pengeluaran
Belanja stok produk Rp 500.000,00 x 30 = Rp 15.000.000,00
Transportasi Rp 5.000,00 x 30 = Rp 150.000,00
Listik dll Rp 50.000,00
Total pengeluaran Rp 15.200.000,00

Keuntungan bersih Rp 18.000.000,00 – Rp 15.200.000,00 = = Rp 2.800.000,00

Dalam laporan laba rugi, hanya dikenal satu jenis laba saja, yaitu laba bersih.
Laporan laba rugi,sesuai seperti namanya, laporan ini hanya menjelaskan apakah menghasilkan keuntungan atau mengalami kerugian.

Speak Your Mind

*