Servant Leadership
Gaya kepemimpinan seorang bos telah mengalami perubahan. Jika dulu gaya bossy yang pandai memerintah sangat populer, maka sekarang gaya kepemimpinan seperti itu sudah ketinggalan jaman. Ini disebabkan oleh kesadaran adanya tanggung jawab pimpinan untuk memberikan pelayanan yang memuaskan, termasuk juga kepada bawahan. Ini yang disebut dengan Servant Leadership.
Untuk menjadi seorang pemimpin yang efektif dan berhasil, dia harus memiliki motivasi dan hasrat yang besar untuk memenuhi kebutuhan orang lain, yaitu bawahan, atasan, selain pelanggan tentunya. Pimpinan pun harus mampu membantu bawahan agar dapat mengerahkan potensi terbaiknya. Jika staf telah memberikan hal terbaik yang dimilikinya, maka hal tersebut akan mendorong produktivitas serta efisiensi kerja hingga pada akhirnya akan meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Hal ini dapat dicapai dengan adanya kepemimpinan yang mengutamakan pelayanan.
Kepemimpinan Pelayanan atau Servant Leadership ini pada prinsipnya adalah mempersiapkan bawahan agar dapat menjadi pemimpin pula. Pada waktunya kelak, kepemimpinan akan beralih, dan pimpinan yang baik akan mempersiapkan anak buahnya untuk menjadi penggantinya yang kompeten.
Beberapa syarat yang harus dimiliki seorang pimpinan dengan kepemimpinan pelayanan ini adalah:
- Pandai membaca situasi, peka terhadap sekitar. Mampu mendengar aspirasi bawahan, peka menangkap apa yang tersirat maupun tersurat dari kondisi yang dialami oleh bawahan.
- Memiliki sifat empati dan kemampuan untuk membantu bawahan dengan memberikan saran dan solusi yang tepat.
- Memiliki kemampuan persuasif, yaitu kemampuan untuk meyakinkan bawahan agar patuh pada aturan, tanpa mersikap memaksa.
- Kemampuan konseptual, yaitu kemampuan untuk memimpin, merumuskan visi bersama. Pemimpin juga harus memiliki kemampuan untuk melihat akar permasalahan serta mencari jalan keluar dari permasalahn tersebut.



